1.7 KiB
1.7 KiB
Tahap 8–9 — Aset Tetap, Kas, Bank, dan Rekonsiliasi
Yang diterapkan
- Subledger aset: kategori, sumber perolehan, kapitalisasi, residu, masa manfaat, metode, lokasi/PIC, QR, event immutable, maintenance, transfer, impairment, revaluation, disposal/hilang/rusak, opname, schedule dan rekonsiliasi GL.
- Penyusutan memiliki unique key
asset_id + period, menggunakan row lock, memeriksa periode terbuka, mendukung catch-up, dan dibatasi sampai nilai residu. - Penghapusan aset lama dinonaktifkan; pelepasan wajib melalui mutasi dan menghasilkan laba/rugi.
- Master kas/bank terhubung satu-ke-satu ke akun GL, cash ledger, kas masuk/keluar, transfer, petty cash, cash advance, reimbursement, biaya/bunga bank, posisi kas, impor CSV, matching, outstanding dan rekonsiliasi.
- Pembayaran keluar minimal
CASH_APPROVAL_THRESHOLD(default Rp10.000.000) berstatus submitted dan wajib disetujui user berbeda. - Semua posting otomatis memakai
PostingService, periode fiskal, nomor unik, keterangan[AUTO]detail, serta idempotency key. - Lampiran bukti tersedia melalui endpoint
accountingattachments/uploaduntuk aset, maintenance, opname, transaksi kas, transfer, dan rekonsiliasi (PDF/gambar/CSV maksimum 5 MB, nama terenkripsi dan hash SHA-256).
Catatan operasional
- CSV rekening koran:
tanggal,deskripsi,referensi,debit,kredit,saldo. - Matching otomatis hanya saran berdasarkan rekening, arah, nominal sama, rentang tanggal ±3 hari, dan referensi. Pengguna tetap mengonfirmasi.
- Cash forecast table telah tersedia untuk integrasi jadwal piutang/hutang; realisasi tidak dibuat otomatis agar tidak menggandakan transaksi.
- Perolehan dari PO/gudang tetap menyimpan
source_type/source_id; transaksi historis hanya di-backfill sebagai event, tanpa jurnal baru.