1.7 KiB
1.7 KiB
Tahap 10–11 — HR/Payroll dan Pajak
HR dan absensi
- Riwayat jabatan, departemen, cabang, status kerja, kontrak dan gaji efektif tersedia pada
employee_employment_history. - Data rekening, BPJS, NPWP/status pajak dan benefit profile berada pada master karyawan. Akses master dan payroll dibatasi Admin sampai role HR/Payroll khusus dibuat.
- Dokumen karyawan disimpan terpisah dengan
access_level, nama file terenkripsi dan hash. - Raw log mesin memiliki device whitelist, payload hash unik, status validasi dan relasi ke hasil absensi.
- Koreksi absensi, lembur dan approval memiliki subledger sendiri.
- Lock bulanan ditegakkan trigger database terhadap insert/update/delete absensi.
Payroll
- Workflow: draft → reviewed → approved → final → posted → paid.
- Formula hanya menerima variabel yang diizinkan dan operator matematika dasar; tidak menggunakan
eval. - Komponen dasar: gaji pokok, lembur, unpaid leave, THR, bonus, BPJS, PPh 21 dan cicilan pinjaman.
- Prorata karyawan baru, snapshot variabel/formula, hash register, pemisahan reviewer/approver, final lock, jurnal otomatis dan slip individual.
- Tarif lembur Development default Rp25.000/jam dan dapat diatur dengan
PAYROLL_OVERTIME_RATE; Production wajib mengikuti kebijakan perusahaan.
Pajak
- Master kode pajak mempunyai jenis, inclusive/exclusive, tarif/formula, masa berlaku dan mapping akun.
- Tax register menyimpan pajak input, output dan withholding per dokumen/baris.
- Posting invoice dan supplier invoice otomatis mengisi tax register secara idempotent.
- Data historis pajak invoice/tagihan di-backfill tanpa jurnal baru.
- Periode pajak dapat open, reviewed, filed atau closed. Periode filed/closed menolak transaksi pajak baru.
- Register dapat diekspor CSV.